Pencegahan kenakalan remaja membutuhkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Salah satu strategi efektif adalah membangun program mentoring di sekolah. Melalui program ini, guru atau pembina bertindak sebagai mentor yang memberikan bimbingan, nasihat, dan dukungan kepada remaja yang membutuhkan. Mentoring membantu siswa merasa diperhatikan, didengar, dan diarahkan ke kegiatan positif.
Selain itu, sekolah dan komunitas dapat menyediakan kegiatan organisasi positif seperti ekstrakurikuler, klub hobi, kegiatan olahraga, atau organisasi pemuda. Aktivitas ini memberikan ruang bagi remaja untuk menyalurkan energi, mengembangkan bakat, serta membangun rasa percaya diri. Remaja yang aktif dalam kegiatan positif cenderung memiliki lingkungan pertemanan yang sehat dan jauh dari perilaku menyimpang.
Kolaborasi antara sekolah dan komunitas juga bisa diwujudkan melalui penyuluhan rutin, seminar remaja, kegiatan bakti sosial, hingga kampanye anti-narkoba dan anti-kekerasan. Ketika lingkungan sekitar menyediakan ruang yang aman, mendukung, dan penuh aktivitas produktif, maka risiko kenakalan remaja akan menurun secara signifikan.

Comments
Post a Comment